Deadline, target, pencapaian, sukses, siapa yang mengira aku berakhir seperti ini? Rencana yang kususun matang sebelumnya tiba tiba hancur tanpa aku sadar kapan dan apa penyebabnya. Aku tak pernah bermimpi menghadapi hidup seperti ini. Untuk menatap esok bahkan aku tak berani, aku terkurung dalam ketakutan yang ku ciptakan sendiri. Aku sudah lupa berapa kali kata menyesal telah aku ucapkan, dan aku lupa berapa kali aku akan menyerah saat aku gagal. Otak dan naluriku berseteru, hati dan tubuhku berlari menolak kemauanku. Mungkin aku yang terlalu penggerutu, atau aku terlalu banyak mengeluh, bisa juga aku tak mencintai hidupku atau kurang mensyukuri nikmatku. Astaghfirullah.. Mungkin itulah masalahku, aku terlalu takut terhadap penilaian orang padahal kemampuanku (aku yakin) lebih baik dari apa yang aku takutkan. Aku berharap ada sesuatu yang membangkitkanku, membangunkanku dari ilusi yang bahkan aku tak tau kapan ku memulainya. Tak masalah berapa kali aku jatuh, tapi kumohon berikanku kekuatan untukku melompat saat ku terjatuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar